Tindaklanjuti Hasil Unjuk Rasa, Aliansi Tani Bergerak Sambangi Kantor Bupati Aceh Singkil

INDONESIASATU.CO.ID:

WARTAACEH.CO.ID: ACEH SINGKIL - Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Tani Bergerak menyambangi kantor Bupati Aceh Singkil. Kedatangan mereka adalah untuk menindaklanjuti hasil kesepakatan Bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Singkil tertanggal 1 November 2017.

Berita acara kesepakatan bersama tersebut ditandatangani oleh kedua belah pihak pasca digelarnya aksi unjuk rasa damai yang dilakukan oleh masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Tani Bergerak pada Rabu 1 November 2017 di Gedung DPRK Aceh Singkil yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil dan Ketua DPRK beserta unsur pimpinan dan Anggota DPRK Aceh Singkil untuk menyampaikan aspirasi masyarakat / kelompok tani terhadap konflik yang terjadi antara masyarakat / kelompok tani dengan PT.Delima Makmur.

"Kedatangan Kami hari ini adalah untuk menindak lanjuti hasil berita acara kesepakatan bersama antara pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Singkil  tertanggal 1 November 2017," kata Ketua LSM Garuda Aceh, Aguswanda Manik saat mendampingi Aliansi Tani Bergerak di Kantor Bupati Aceh Singkil, Senin (6/11/2017).

Ia menjelaskan, dalam berita acara kesepakatan bersama tersebut menghasilkan dua poin, yaitu, pertama, Menyurati Gubunur Aceh agar dapat menetapkan status QUO terhadap perusahaan perkebunan PT. Delima Makmur seluas 2.581 Hektare yang belum memiliki sertifikat Hak Guna Usaha (masih dalam proses).

Selanjutnya, Pemerintah Aceh Singkil telah berjanji untuk membentuk Tim Identifikasi Lahan seluas 600 hektar yang diperoleh dari pelepasan pihak PT.Delima Makmur kepada masyarakat melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil untuk melakukan turun lapangan, Pengumpulan data dan Identifikasi lahan serta data penguasaan lahan dengan melibatkan, BPN, Dinas Pertanahan, Dinas Perkebunan, Asisten I, Komisi I dan Komisi II DPRK Aceh Singkil, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Camat dan Pengurus Aliansi Tani Bergerak.

Pada prinsipnya lanjut Aguswanda, kedatangan pengurus dan anggota Aliansi Tani Bergerak ke Kantor Bupati Aceh Singkil adalah untuk memastikan dan sekaligus mendesak agar pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil untuk segera menindak lanjuti berita acara Kesepakatan bersama dimaksud.

"Alhamdulillah, setelah dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil, ternyata berita acara kesepakatan bersama tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Bupati Aceh Singkil," tambah Ketua Aliansi Tani Bergerak Syafaruddin, kepada indonesiasatu.co.id.

Menurut Syafaruddin, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, sudah menandatangani surat Keputusan Bupati Aceh Singkil Nomor 289 tahun 2017 tentang pembentukan Tim Identifikasi Lahan yang diperoleh dari pelepasan hak atas tanah oleh perseroan terbatas Delima Makmur kepada masyarakat, tertanggal 1 November 2017.

Selain itu, Bupati Aceh Singkil juga sudah menandatangani surat tertanggal 6 November 2017, dengan nomor 590/1531 perihal, Konplik PT.Delima Makmur dengan Masyarakat/Kelompok Tani yang ditujukan kepada Gubernur Aceh.

"Harapan Kami, pemerintah daerah Kabupaten Aceh Singkil untuk segera mengirim kan surat tersebut kepada gubernur Aceh, dan diharapkan surat tersebut mendapat responsif yang positif dari Gubernur Aceh," pinta Syafaruddin.

Pantauan, para pengurus dan anggota Aliansi Tani Bergerak mendatangi kantor Bupati Aceh Singkil sejak Pukul 10.00 WIB. Mereka baru meninggalkan Kantor Bupati Aceh Singkil sekitar pukul 17.00 WIB setelah mereka mendapat kejelasan terkait tindak lanjut dari pemerintah daerah Kabupaten Aceh Singkil terhadap hasil kesepakatan bersama dengan DPRK Aceh Singkil tertanggal 1 November 2017. [Jamaluddin]

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita